Cara Mendaftar NIB untuk Usaha Secara Online, Simak!

More Food
Posted 4 days ago7 mins read
Mau membuka usaha resmi? Yuk, pelajari cara mendaftar NIB (Nomor Induk Berusaha) secara online melalui panduan di artikel ini.
Cara Mendaftar NIB untuk Usaha Secara Online, Simak!

Saat memulai bisnis, selain memikirkan urusan operasional dan biaya, Anda juga perlu memastikan usaha tersebut berjalan secara legal dan profesional sejak awal, baik untuk bisnis di bidang jasa, perdagangan, maupun usaha makanan dan minuman.

Sebab, selain sebagai bentuk kewajiban, legalitas produk kini juga memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan konsumen, memperluas peluang kerja sama, hingga mempermudah akses pendanaan.

Salah satu aspek legalitas yang perlu dipenuhi saat membuka bisnis adalah mengurus Nomor Induk Berusaha (NIB). Jika Anda belum memilikinya dan masih bingung bagaimana cara mendaftar NIB, artikel ini dapat membantu. Yuk, simak panduan lengkap cara mendaftar NIB secara online di sini. 

Apa Itu NIB?

Nomor Induk Berusaha (NIB) adalah identitas resmi pelaku usaha yang diterbitkan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Dalam dunia bisnis, NIB bisa menjadi bukti bahwa bisnis Anda telah terdaftar secara legal dan diakui oleh pemerintah.

Perlu diingat bahwa NIB memiliki peran lebih dari sekadar nomor registrasi. Nomor Induk Berusaha ini juga berfungsi sebagai pengganti beberapa dokumen dasar seperti TDP (Tanda Daftar Perusahaan), API (Angka Pengenal Impor), hingga akses kepabeanan bagi pelaku usaha tertentu. 

Artinya, dengan satu nomor, Anda sudah memiliki “kunci” untuk mengurus berbagai kebutuhan legalitas lainnya dalam satu sistem terintegrasi.

Manfaat & Fungsi NIB bagi Bisnis

Adapun fungsi NIB bagi bisnis sebenarnya lebih dari kebutuhan administratif semata. Berikut adalah sejumlah manfaat dan fungsi NIB bagi berbagai sektor bisnis, mulai dari F&B dan lainnya:

  • Sebagai identitas resmi usaha. NIB berfungsi sebagai tanda pengenal bisnis Anda yang sah di mata hukum. 

  • Pengganti beberapa dokumen legal dasar. NIB sekaligus menggantikan beberapa dokumen seperti TDP, API (Angka Pengenal Impor), dan akses kepabeanan untuk pelaku usaha tertentu. 

  • Akses utama ke sistem perizinan OSS. Memiliki NIB adalah syarat untuk mengurus izin usaha lanjutan, baik izin operasional maupun komersial.

  • Syarat mengikuti pengadaan atau tender. Untuk bisa mengikuti proyek pemerintah atau kerja sama skala besar, NIB menjadi salah satu dokumen yang wajib dilampirkan.

  • Membuka peluang pembiayaan dan investasi. Bank, investor, hingga fintech umumnya mensyaratkan legalitas usaha, salah satunya dapat ditunjukkan dengan NIB.

  • Memudahkan kerja sama bisnis. Baik dengan supplier, distributor, maupun partner strategis, bisnis yang memiliki NIB akan lebih dipercaya karena statusnya jelas.

  • Mendukung kepatuhan terhadap regulasi. Dengan memiliki NIB, Anda sudah memenuhi salah satu kewajiban dasar sebagai pelaku usaha, sehingga mengurangi risiko sanksi administratif di kemudian hari.

  • Mempermudah ekspansi bisnis. Ketika ingin membuka cabang, masuk marketplace besar, atau mengurus sertifikasi tambahan (misalnya mendaftar BPOM atau sertifikat halal), NIB akan sangat membantu mempercepat prosesnya.

Baca juga: Cara Mengurus Izin Edar Produk Makanan agar Lolos BPOM

Dokumen yang Perlu Dipersiapkan Sebelum Mendaftar NIB

Cara mendaftar NIB sebenarnya tidaklah sulit. Tapi, salah satu faktor yang sering membuat proses pendaftarannya terhambat adalah karena data yang dibutuhkan belum siap sejak awal. 

Untuk itu, pastikan Anda sudah mempersiapkan beberapa dokumen berikut sebelum lanjut mempelajari cara mendaftar NIB, ya.

  • Data diri lengkap, seperti nama, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan alamat tempat tinggal.

  • Alamat email aktif. Akan digunakan untuk proses registrasi akun OSS, verifikasi, hingga menerima notifikasi terkait status pendaftaran. 

  • Nomor telepon aktif untuk keperluan komunikasi dan verifikasi tambahan. 

  • Bidang usaha yang dijalankan. Tentukan jenis atau bidang usaha secara spesifik dengan mengacu pada klasifikasi KBLI

  • Lokasi dan rencana penanaman modal. Siapkan informasi mengenai lokasi operasional bisnis serta estimasi atau rencana nilai investasi yang akan Anda jalankan. 

  • Rencana penggunaan tenaga kerja. Data terkait jumlah tenaga kerja yang akan direkrut pada tahap awal maupun di masa depan.

  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Untuk beberapa jenis usaha, NPWP menjadi syarat wajib, terutama jika bisnis sudah berjalan secara komersial atau berbadan hukum.

  • Rencana pengajuan fasilitas usaha. Jika Anda berencana memanfaatkan fasilitas dari pemerintah, seperti insentif fiskal, kemudahan kepabeanan, atau dukungan lainnya, informasi ini juga perlu disiapkan sejak awal.

Cara Mendaftar NIB

Proses pendaftaran NIB tidaklah serumit yang Anda bayangkan. Bahkan, prosesnya kini juga bisa dilakukan secara daring, lho. Berikut panduan cara mendaftar NIB selengkapnya:

1. Buat Akun OSS

Cara mendaftar NIB yang pertama adalah dengan membuat akun di platform OSS. Akun ini nantinya akan digunakan untuk mengakses seluruh layanan perizinan usaha, termasuk penerbitan NIB. Inti tahapannya: 

  1. Akses situs resmi OSS di https://oss.go.id

  2. Pilih menu “Daftar” untuk mulai registrasi.

  3. Tentukan kategori usaha UMK (Usaha Mikro Kecil).

  4. Pilih jenis pelaku usaha perorangan.

  5. Masukkan NIK sesuai data KTP.

  6. Isi nomor HP atau email aktif untuk kebutuhan verifikasi.

  7. Lakukan verifikasi dengan memasukkan kode OTP yang dikirimkan.

  8. Buat password sebagai akses login akun OSS.

  9. Lengkapi data profil sesuai informasi dari Dukcapil.

  10. Setujui pernyataan yang tersedia, lalu klik “Daftar”.

2. Masuk ke Dashboard OSS

Setelah memiliki akun OSS, langkah berikutnya adalah login ke sistem OSS untuk mulai mengurus NIB. Adapun cara mendaftar NIB cukup sederhana, yaitu: 

  • Kunjungi kembali situs OSS.

  • Klik menu “Masuk”.

  • Input username/email/nomor HP dan password.

  • Masukkan kode captcha yang muncul.

  • Klik “Masuk” untuk melanjutkan.

  • Jika berhasil, Anda akan diarahkan ke halaman utama (dashboard) OSS.

Baca juga: 7 Cara Meningkatkan Kualitas Produk di Sektor Bisnis Kuliner

3. Mulai Pengajuan Perizinan Usaha

Dari dashboard, Anda bisa langsung memulai proses pengajuan NIB. Berikut langkah-langkahnya: 

  1. Pilih menu “Perizinan Berusaha”.

  2. Klik opsi “Permohonan Baru”.

Kemudian, sistem akan meminta Anda mengisi data usaha secara bertahap.

4. Lengkapi Informasi Usaha

Tahapan ini menjadi bagian paling penting dalam cara mendaftar NIB karena semua data yang Anda isi akan menjadi dasar legalitas bisnis. Adapun beberapa informasi yang perlu dilengkapi antara lain:

  • Profil pelaku usaha

  • Informasi bidang usaha

  • Detail aktivitas usaha

  • Produk atau jasa yang ditawarkan

Anda juga perlu memilih kode KBLI (Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia) yang sesuai. Pemilihan kode ini tidak boleh asal karena akan berpengaruh pada jenis izin yang harus dipenuhi ke depannya.

Sebagai contoh, kode KBLI untuk sejumlah bisnis F&B di Indonesia di antaranya sebagai berikut: 

  • Restoran/Kafe: 56101.

  • Warung/Rumah Makan: 56102.

  • Kedai Makanan: 56103.

  • Kaki Lima/Keliling (food truck): 56104.

  • Industri Makanan Jadi/Siap Santap: 10750, dan masih banyak lagi.

5. Finalisasi dan Pengajuan NIB

Setelah semua data terisi, Anda hanya perlu melakukan pengecekan akhir sebelum mengajukan permohonan.

  • Centang bagian pernyataan mandiri sebagai konfirmasi.

  • Tinjau kembali seluruh data yang sudah diinput.

  • Jika sudah sesuai, klik tombol “Ajukan”.

Sistem OSS kemudian akan memproses pengajuan Anda. Jika tidak ada kendala, NIB biasanya dapat diterbitkan dalam waktu singkat.

Demikian cara mendaftar NIB secara online untuk berbagai usaha. Mulai dari bisnis di bidang jasa, perdagangan, ritel, hingga bisnis F&B sekalipun, semua jenis usaha kini dapat mengurus legalitasnya dengan lebih mudah melalui sistem OSS.

Dengan memiliki NIB, Anda tentu bisa menjalankan bisnis secara resmi dan membuka lebih banyak peluang untuk berkembang, mulai dari kerja sama dengan brand lain, akses pendanaan, hingga memperluas jaringan distribusi.

Nah, setelah aspek legalitas sudah terpenuhi, langkah berikutnya yang tidak kalah penting adalah memperluas wawasan dan koneksi bisnis. 

Di tahap ini, Anda bisa mulai mencari inspirasi baru, memahami tren industri, hingga bertemu langsung dengan pelaku usaha lain yang sudah lebih dulu berkembang.

Jika bisnis Anda bergerak di sektor makanan dan minuman, maka salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengunjungi event MoreFood Expo.

MoreFood Expo adalah pameran yang menghadirkan berbagai pelaku industri F&B, mulai dari brand kuliner, supplier bahan baku, peralatan usaha, hingga peluang kemitraan dan franchise yang bisa langsung Anda eksplorasi.

Melalui event ini, Anda tidak hanya datang sebagai pengunjung, tapi juga bisa belajar langsung dari ekosistem bisnis yang sudah berjalan dan melihat bagaimana konsep brand dikembangkan, memahami strategi pemasaran yang digunakan, hingga membandingkan berbagai peluang usaha dalam satu tempat.

Jika Anda ingin membawa bisnis ke level berikutnya setelah memiliki legalitas yang lengkap, mengikuti pameran seperti ini bisa menjadi langkah strategis yang layak dipertimbangkan.

Yuk, segera beli tiket ke MoreFood Expo atau hubungi kami jika Anda punya pertanyaan terkait peluang bisnis, kemitraan, maupun informasi seputar pameran.

Baca juga: 10 Cara Mencari Supplier Makanan Tangan Pertama yang Tepercaya


Share this post